POPUP Flash ActionScript JavaScript

hari ini pekerjaan bertumpuk, debug server samba + selesaikan website flash

flash website untuk sebuah pertanian hydroponic di jakarta

pekerjaan sempat terbentur karena lupa pada salah satu metode

flash+browser = popup browser windows

padahal bikin website dengan metode ini sudah berkali-kali

tapi dasar manusia, itu pelupa ya hilang begitu saja

sampai akhirnya pekerjaan itu di pending sebentar

karena memang percuma juga, selama metode itu belum ke ingat lagi

bongkar lagi source code dari kode flash yang lama

dilihat lihat metodenya:

menyelipkan fungsi javascript windows ke file html

trus file html itu meload file swf

nah di swf ini nanti ada fungsi untuk menggunakan fungsi javascript yang tertulis di html tersebut

konsep1

di coba berulang-ulang pada server offline dan online tetap ga bisa juga mode popup ini

heran apa yang salah ???

ah biarlah, lalu setelah makan malam (yang kemalaman)

baru di dapat ide kenapa tidak kita ‘potong jalan’ saja

swf mendeklarasi fungsi javascript dengan menggunakan actionscript

konsep2

jadi javascript nya ditulis langsung di action script

  1. buat sebuah file baru (pada Macromedia Flash 8), pilih new file (actionscript 2) (pada Adobe Flash CS3 dan CS 4)
  2. ambil sebuah tombol dari Windows -> Common Libraries -> Buttons
  3. gb1
  4. cari sebuah tombol yang menarik, drag ke stage
  5. klik tombol yang kita drag ke stage tadi dan beri nama pada instance name pop
  6. gb2
  7. tambah kan sebuah layer baru diatas layer yang ada dan ubah nama nya menjadi Action
  8. gb3
  9. klik kanan pada layer action, frame 1 dan pilih ActionScript
  10. masukan script sebagai berikut
  11. gb4
  12. buat sebuah file html baru bernama map.html didalam folder yang sama dengan penyimpanan file flash ini
  13. buka file map.html dengan notepad,isikan saja “test POPUP flash”
  14. save dan semuanya dan publish flash agar menghasilkan file swf dan htm
  15. upload ke server

catatan: POPUP ini hanya bisa ditest dengan menggunakan web server, untuk server offline kita bisa gunakan wamp atau xampp

pembahasan ActionScript

  • getURL -> metode untuk mendapatkan atau membuka halaman html
  • “(javascript: -> kode untuk memulai penulisan script javascript pada ActionScript
  • NewWindow=window.open(‘ -> berarti sebuah fungsi atau variabel NewWindow adalah (=) metode window pada sub fungsi open
  • NewWindow.focus(); void(0); -> agar mengeksekusi script dirinya sendiri

contoh popup http://lifeisbeuty.100webspace.net/popup/

silahkan Mail ke G3n1k@yahoo.com jika mengalami kesulitan pada koding ini

Map user pada UNIX

Map Each domain group to a UNIX system group. memastikan bahwa group tersedia untuk NT (windows) domain

Well-Known User Default RIDs

Well-Known Entity RID Type Essential
Domain Administrator 500 User No
Domain Guest 501 User No
Domain KRBTGT 502 User No
Domain Admins 512 Group Yes
Domain Users 513 Group Yes
Domain Guests 514 Group Yes
Domain Computers 515 Group No
Domain Controllers 516 Group No
Domain Certi cate Admins 517 Group No
Domain Schema Admins 518 Group No
Domain Enterprise Admins 519 Group No
Domain Policy Admins 520 Group No
Builtin Admins 544 Alias No
Builtin users 545 Alias No
Builtin Guests 546 Alias No
Builtin Power Users 547 Alias No
Builtin Account Operators 548 Alias No
Builtin System Operators 549 Alias No
Builtin Print Operators 550 Alias No
Builtin Backup Operators 551 Alias No
Builtin Replicator 552 Alias No
Builtin RAS Servers 553 Alias No

disable SELinux (firewall), Fedora 10

karena ada beberapa perubahan setingan pada server file (Fedora 10), dan PC harus di restart supaya hasil konfigurasi nya terlihat

mulai dengan asiknya system -> logout -> restart

tetapi semua menjadi masalah saat webmin tidak bisa diakses melalui komputer lain

coba di ping, ternyata ternyata komputer file server ini tetap dikenali oleh jaringan

dengan memberikan jawaban ping

halah, apa yang jadi masalah

cek service webminnya service webminnya runing

apa SSL nya bermasalah, ah tidak service SSL nya hidup

buka webminnya di browser file server,  its ok bisa kok diakses diatas protokol https

hm…

kepikiran mungkin firewall nya

soalnya webmin ini cuma bisa diakses dari mesin itu sendiri, tetapi akses remote tidak bisa dilakukan

mumpung masih di mode GUI dan didepan komputer nya

oke langsung aja cek firewall nya System -> Firewall

masukan password root

oh ternyata . . .

service SAMBA ku belum di enable -> masalah berbeda

abis enable in samba, coba restart lagi. tetap aja webmin ga bisa di connect dari laptop Acer

ok, coba switch off firewall nya …

coba call remote lagi dari laptop Acer

ternyata its ok, server file bisa di call dari laptop Acer

so gw tarik kesimpulan Firewall gw bermasalah

ga pake firewall tapi bisa diremote,

tapi ga bakalan gw ambil pilihan itu, coz nanti server di acak2  ma orang2

kutak katik sono sini, nge google dari cina amerika jerman singapura indonesia

ga juga ngerti masalah nya

cape dech …

pusing gara2 kurang tidur enak tadi malem, akhirnya balik dulu ke BSD

magrib + males kalo kehabisan angkot, klo ngojek lumayan tuh duit bisa buat beli eskrim ato ayam tiren friedchicken kesukaan di prempatan viktor (parung-bsd-muncul-pamulang),

sampe BSD, niat mo tidur, tapi liat friends lagi pada game facebook, jadina ga bisa tidur

ok, ambil lagi laptop connect ke wirelles

nyalain pidgin, message ke om Ozzie yang kira2

“firewall file server bikin webmin ga bisa di call”

trus om Ozzie tanya yg kira2 begini

“waktu Fedora 10 di install apakah SELinuk nya di aktipkan ?”

dengan sangat percaya diri menjawab “gak tau, gak inget, lali aku”

trus om Ozzie terdiam beberapa saat

abis itu dia ngetik lagi nih “webminnya dah bisa di konek”

langsung call ke webmin file server, ops ternyata dah bisa konek, pake protokol https lagi 🙂

“di config apa nya nih ?’

om Ozzie cuma jawab pake emoticon “jangan bilang siapa2”

penasaran oprek sendiri

ambil koneksi SSH pake puty ke server file

ternyata om Ozzie mengubah file config SELinux nya

file config SELinux ada di

/etc/selinux/config


tujuannya adalah menonaktipkan SELinux

bagian yang di ubah menjadi

SELINUX = enforcing


atau untuk mendisable Selinux dengan

SELINUX=disable


ternyata masalah dari firewall nya adalah SELINUX Nya … aktip

yo wes kalo SELINUX ga aktip ga ada problem remote

Thanks om Ozzie :))

start service vsftpd, CentOS server 4.7

malam itu menginstall server web berbasis CentOS server 4.7

karena sudah malam akhirnya ditinggal dulu, dan besok paginya balik lagi

karena hal yang tidak disangka-sangka terjadi kematian listrik mendadak pada server yang di sedang ditangani.

saat listrik telah hidup kembali,  server pun di hidupkan

tetapi permasalah terjadi,

kok ftp nya tidak bisa di call

padahal setelah di ping, server tersebut merespon balik, jadi server ini hidup

kalo tidak salah kemaren dah install ftp

dari pada bingung cek dulu …

login ke mesin dengan putty, pake protokol SSH

cek apakah semalam dah install ftp, pake perintah

#rpm -aq|grep ftp

mesin server menjawab

cek_servis_di_mesin

ternyata semalam sudah menginstall ftp, menggunakan software vsftpd

berarti kemungkinan service ftp nya tidak jalan

dari redhat website ada perintah untuk start service ftp

#/sbin/service vsftpd start

mesin server  menjawab

jawaban_mesin

sepertinya sudah ok

coba cek konek ke ftp, pake fireFtp addons untuk Mozilla FireFox 3.0

fire-ftp

ternyata berhasil

ada juga perintah lain yang dituliskan pada website redhat tadi

#/sbin/service vsftpd stop

untuk menghentikan service vsftpd (ftp)

#/sbin/service vsftpd restart

merestart vsftpd (ftp) service

#/sbin/service vsftpd condrestart

condrestart (conditional restart) hanya akan men start vsftpd hanya jika sedang berjalan. aturan ini berguna untuk script karena tidak akan menstart daemon jika tidak sedang running

Permasalahan Penting Dalam Khutbah Jum’at

I Read at http://www.aldakwah.org/mutiara/index.php?/archives/12-Permasalahan-Penting-Dalam-Khutbah-Jumat.html

Khutbah Jum’at memiliki fungsi yang sangat penting
dalam Islam, walaupun ia seperti nasehat-nasehat menuju ketaqwaan yang lain
namun khutbah Jum’at memiliki kekhususan dan aturan yang telah diatur oleh
Rasulullah shallallahu ‘alai wasallam. Namun masih banyak kekhilafan yang kerap
terjadi di dalam praktekknya, apa saja itu, dan bangaimana sebaiknya…..

MEMANJANGKAN KHUTBAH DAN MEMENDEKKAN SHALAT

Oleh Wahid bin ‘Abdis Salam Baali.

Sebagian khatib ada yang memanjangkan khutbahnya sampai terasa membosankan

sehingga bagian terakhir lupa pada bagian awalnya. Dan dengan demikian,

akhirnya dia memendekkan shalat. Padahal jika melakukan sebaliknya, maka hal

itu telah sesuai dengan Sunnah Nabi.

Muslim telah meriwayatkan:

“Dari Washil bin Hayyan, dia berkata, Abu Wa’il berkata, ‘Ammar pernah

memberi khutbah kepada kami dengan singkat dan padat isinya. Dan ketika

turun, kami katakan kepadanya, ‘Wahai Abu Yaqzhan, sesungguhnya engkau telah

menyampaikan dan menyingkat khutbah, kalau saja engkau memanjangkannya.’”

Maka dia menjawab, sesungguhnya aku pernah mendengar Rasulullah Shallallahu

‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya panjangnya shalat seseorang dan

pendek khutbahnya menjadi ciri pemahaman yang baik dalam agama. Oleh karena

itu, perpanjanglah shalat dan perpendeklah khutbah, dan sesungguhnya di

antara bagian dari penjelasan itu mengandung daya tarik.” [1]

Dan dalam riwayat Ahmad disebutkan :

‘Ammar bin Yasir pernah memberi khutbah kepada kami, lalu dia

menyampaikannya secara singkat, maka ada seseorang dari kaum Quraisy yang

berkata kepadanya, “Sesungguhnya engkau telah menyampaikan ungkapan yang

singkat lagi padat, kalau saja engkau memanjangkannya.”

Lalu dia berkata, “Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam

telah melarang kami untuk memanjangkan khutbah.” [2]

An-Nawawi rahimahullahu mengatakan, “Yang dimaksud dengan hadits di atas

adalah bahwa shalat yang lebih dipanjangkan daripada khutbah, bukan panjang

yang dapat menyusahkan para makmum.” [3]

KHATIB TIDAK TERPENGARUH OLEH KHUTBAHNYA PADA SAAT MENYAMPAIKAN KHUTBAH

Sebagian khatib ada yang menyampaikan khutbahnya dengan sangat lambat

sehingga suaranya pun tidak terdengar keras serta tidak terpengaruh oleh apa

yang disampaikannya, tidak juga bersemangat dalam menyampaikannya. Semuanya

itu bertentangan dengan petunjuk Muhammad, sebaik-baik hamba Shallallahu

‘alaihi wa sallam.

Telah diriwayatkan oleh Muslim di dalam kitab Shahiihnya: , artinya:

“Dari Jabir bin ‘Abdullah z, dia berkata, “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa

sallam terbiasa dalam berkhutbah dengan keadaan kedua mata beliau tampak

merah, suaranya sangat lantang, dan amarah-nya memuncak…” [4]

KHATIB MEMEGANG PEDANG ATAU TONGKAT

Di antara khatib ada juga yang bersandar pada pedang atau tongkat saat

menyampaikan khutbah Jum’at dengan anggapan bahwa hal tersebut me-rupakan

Sunnah, atau bahwa Islam itu tersebar dengan menggunakan pedang. Secara

keseluruhan hal tersebut adalah salah.

Ibnul Qayyim rahimahullahu mengatakan, “Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam

tidak pernah mengambil pedang atau yang lain-nya, hanya saja beliau

bersandar pada busur atau tongkat sebelum beliau mempunyai mimbar.” [5]

KHATIB MENYAMPAIKAN HADITS-HADITS DHA’IF (LEMAH) DAN MAUDHU’ (PALSU)

Sebagian khatib ada yang tidak bisa membedakan hadits shahih dan hadits

dha’if. Dia mengira semua hadits yang didapatkannya tertulis di dalam kitab

yang boleh untuk disampaikan atau dijadikan landasan. Dan ini jelas salah.

Sebab, terdapat banyak hadits-hadits dusta yang dipalsukan atas nama Nabi

Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Oleh karena itu, seorang khatib harus

berhati-hati agar tidak termasuk orang-orang yang berbohong atas Rasulullah

Shallallahu ‘alaihi wa sallam, karena beliau telah bersabda seperti yang

diriwayatkan oleh al-Bukhari dan Muslim, artinya:

“Barangsiapa berdusta atas diriku dengan sengaja, maka hendaklah dia

bersiap-siap menempati tempat duduknya di Neraka.” [6]

Menyebarluaskan hadits-hadits dha’if dan maudhu’ merupakan upaya

menyebarluaskan bid’ah dan khurafat di kalangan masyarakat, karenanya aku

nasihatkan kepada saudara-saudaraku para khatib melalui beberapa hal berikut

ini:

Pertama: Pelajarilah beberapa buku yang menjelaskan hadits-hadits dha’if

agar dia berhati-hati terhadapnya sekaligus memperingatkan orang-orang agar

tidak menjalankannya. Di antara buku-buku tersebut adalah sebagai berikut.

[a]. Al-Fawaa-id al-Majmuu’ah fil Ahaadiits al-Baathilah wal Maudhuu’ah,

karya asy-Syaukani.

[b]. Dha’iiful Jaami’, karya al-Albani.

[c]. Silsilah al-Ahaadiits adh-Dha’iifah wal Maudhuu-’ah, karya al-Albani.

[d]. Mausuu’ah al-Ahaadiits adh-Dha’iifah, karya Syaikh Ali al-Halabi.

[e]. Tamyiizuth Thayyib minal Khabiits fiimaa Yaduuru ‘alaa Alsinatin Naas

minal Hadiits, karya Ibnu ad-Daibi’ asy-Syaibani.

[f]. Al-Jiddul Hatsiits fii Bayaani maa Laisa bi Hadiits, Ahmad bin ‘Abdul

Kariim al-Gazi.

[g]. Al-Kasyaful Ilahii ‘an Syadiid adh-Dha’f wal Waahii, Muhammad bin

Muhammad al-Husaini as-Sandarusi.

Kedua: Gigih untuk menelaah naskah-naskah yang telah ditahqiq (diteliti)

dari buku-buku yang dijadikan sandaran dalam memberikan khutbah, karena hal

itu akan dapat membantu membedakan yang shahih dari yang dha’if.

Ketiga, mempersiapkan khutbah dengan sebaik-baiknya, menghafal hadits-hadits

yang akan dijadikan landasan di dalam khutbahnya sekaligus menyebutkan

sumber-sumbernya.

KETIDAKTAHUAN BANYAK KHATIB TERHADAP KAIDAH-KAIDAH BA-HASA ARAB

Sekarang ini kita melihat adanya kelemahan yang bersifat umum mengenai

bahasa Arab, baik dalam tatanan individu maupun umat secara keseluruhan.

Sebab, sedikit sekali orang yang mau memberi perhatian terhadap pelajaran

bahasa Arab serta menggunakannya dalam perbincangan secara baik.

Dan ini merupakan program terencana dari musuh-musuh Islam untuk menjauhkan

umat dari bahasa dan peninggalan serta keislamannya.

Bertolak dari hal tersebut, para khatib, da’i, dan ulama secara khusus harus

benar-benar mem-beri perhatian terhadap pelajaran bahasa Arab agar mereka

bisa memahami nash-nash syari’at dengan baik dan agar mereka bisa

menyampai-kan berbagai informasi dan hukum-hukum ke-pada kaum muslimin

melalui bahasa Arab yang shahih. Dan cukup bagi seorang khatib misalnya

mempelajari satu buku saja tentang kaidah bahasa seperti, Syudzuur

adz-Dzahab, atau kaidah-kaidah dasar, dan berbagai macam buku bahasa yang

mudah untuk memperbaiki bahasanya.

KHATIB MENGANGKAT KEDUA TANGAN SAAT BERDO’A [7]

Sebagian khatib ada yang mengangkat kedua tangannya di atas mimbar pada saat

berdo’a. Dan ini jelas salah, karena yang benar adalah tidak mengangkat

kedua tangan. Dan jika harus meng-angkat, maka hendaklah dia mengangkat jari

telunjuk saja.

Telah diriwayatkan oleh Muslim di dalam kitab Shahiihnya bahwa ‘Ammarah bin

Ruwaibah Radhiyallahu ‘anhu pernah melihat Bisyir bin Marwan di atas mimbar

tengah mengangkat kedua tangannya, maka dia berkata, “Semoga Allah

memperburuk kedua tangan ini, karena sesungguhnya aku pernah menyaksikan

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak lebih berdo’a dengan

mengisyaratkan tangannya seperti ini. Dan dia menunjukkan jari telunjuknya.”

[8]

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah mengatakan, “Dimakruhkan bagi imam untuk

mengangkat kedua tangannya saat berdo’a dalam khutbah, karena Nabi

Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengisyaratkan dengan jari telunjuknya jika

berdo’a. Sedangkan di dalam do’a Istisqa’ (minta hujan), maka beliau

mengangkat kedua tangannya ketika beliau memohon hujan dari atas mimbar.”

[9]

Di dalam kitab, al-Muharrar dia mengatakan, “Mengangkat kedua tangan saat

berdo’a di atas mimbar oleh khatib adalah bid’ah, sesuai dengan madzhab

Maliki dan Syafi’i.” [10]

MENGANGKAT KEDUA TANGAN YANG DILAKUKAN OLEH JAMA’AH SAAT KHATIB BERDO’A

Sebagian kaum muslimin ada yang mengangkat tangan mereka saat khatib mulai

memanjatkan do’a di atas mimbar. Dan ini jelas sebagai kesalahan. Dan yang

benar adalah tidak mengangkat kedua tangan pada saat itu.

Ibnu ‘Abidin rahimahullahu mengatakan, al-Baqqaliyyu mengatakan, “Jika

seorang khatib mulai berdo’a, maka tidak diperbolehkan bagi jama’ah untuk

mengangkat kedua tangannya.” [11]

[Disalin dari kitab kitab al-Kalimaatun Naafi’ah fil Akhthaa’ asy-Syaai’ah,

Bab “75 Khatha’an fii Shalaatil Jumu’ah.” Edisi Indonesia 75 Kesalahan

Seputar Hari dan Shalat Jum’at, Karya Wahid bin ‘Abdis Salam Baali. Penerbit

Pustaka Ibnu Katsir] Oleh

Wahid bin ‘Abdis Salam Baali. Sumber :

http://www.almanhaj.or.id

________

Foote Note

[1]. Shahih: Diriwayatkan oleh Muslim (no. 869).

[2]. Shahih: Diriwayatkan oleh Ahmad (no. 18410).

[3]. Syarh Muslim Kitab al-Jumu’ah, bab Takhfiifish Shalaah wal Khutbah.

[4]. Shahih: Diriwayatkan oleh Muslim (no. 867).

[5]. Zaadul Ma’aad (I/429).

[6]. Shahih: Diriwayatkan oleh al-Bukhari (no. 110) dan Muslim (no. 3).

[7]. Al-Baa’its, karya Abu Syamah (no. 263), Haasyiyah Ibnu ‘Abidin (I/768),

Badzlul Majhuud (VI/105), al-Amr bil Itbaa’ (no. 247), serta Ishlaahul

Masaajid (no. 49).

[8]. Shahih: Diriwayatkan oleh Muslim (no. 874).

[9]. Al-Ikhtiyaaraat al-Fiqhiyyah (no. 80).

[10]. Dinukil dari al-Furuu’, karya Ibnu Muflih, bab Shalaatil Jumu’ah,

fashl maa yusannu lil khutbah. Dan penulis kitab al-Muharrar ini adalah

Majduddin Ibnu Taimiyyah, kakek Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah yang cukup

ternama.

[11]. Haasyiyah Ibnu ‘Abidin, bab al-Jumu’ah at-Tasbiih wa Nah-wuhu. Dan

lihat pula kitab al-Qaulul Mubiin (no. 380), serta al-Ajwibatun Naafi’ah

(no. 73).


Contoh Manipulasi Foto dengan Photoshop

Saya menemukan beberapa paket gambar yang menarik, dan hanya sekedar ingin share.
gambar-gambar ini telah di manipulasi dengan menggunakan photoshop.
Jika tertarik dengan modifikasi-modifikasi ini, gunakan google, cari tutorialnya

mungkin gambar agak-agak kena UUP, tapi

just for study

anggap iseng belajar, dan tekuni
siapa tau hal ini merintis jalan u menjadi desainer grafis 🙂

dan manipulasi yang menurut saya sangat ‘halus’

Resensi Open Source Pemikiran dan Perubahan pendidikan di Indonesia

Tahu perangkat lunak (software) Apache?, itu adalah salah satu hasil karya komunitas open source yang sangat luar biasa, Apache bahkan mendominasi dunia server. Open Source secara bahasa adalah kebebasan sumber. sumber yang dimaksud disini adalah source code pembentuknya, bebas dibaca, disebarluaskan, diubah, modifikasi dan didistribusi.

Open Source adalah komunitas orang banyak dari berbagai penjuru dunia. Kemampuan orang-orang yang berkecimpung disana tidaklah diragukan kualitasnya. karena kita telah melihat contoh nyata hasil-hasil pemikiran dan buah karya tangan mereka. FireFox, ia adalah browser yang luar biasa, sangat kaya dengan kemampuan dan fitur-fitur yang membuatnya mampu berintegrasi dengan sistem lain, contohnya: FireFox dapat digunakan untuk memasuki protokol ftp.

Kita tentu berfikir mereka, para pengembang open source itu sangat hebat, ya itu benar, mereka sangat hebat dan luar biasa. Setelah mengagumi mereka para kontributor OpenSource itu, marilah kita berfikir tentang kita, mahasiswa dinegeri yang konon bernama Indonesia. Mungkinkah kita memiliki kemampuan untuk melakukan kontribusi, berperan andil pada dunia melalui projek seperti ini?. Jawabannya adalah mungkin.

Saya teringat dengan tulisan pengarang pada sebuah buku programer bahasa java, bahwa tanpa budaya membaca yang tertanam baik, tidak akan ada budaya penulisan.

Pemrograman pun dapat dibaca, budaya membaca program kelas dunia menjadi terbuka dengan adanya gerakan open source.

Tapi seberapa kuat dorongan untuk melakukan pembacaan di Indonesia. Hampir tidak ada, dan tidak begitu dihargai. Berapa yang membuat resensi mengenai source code linux yang sangat terkenal.

Budaya membaca program kelas dunia seharusnya mulai digalakan.

Bila ditinjau ulang sejarah perkembangan komputasi dunia maka tidak lepas dari keluarnya source code sistem operasi UNIX diawal-awal sejarah komputasi.

Saat itu AT&T tidak diperkenankan berjualan sistem komputer secara langsung, AT&T membolehkan source code UNIX beredar, sehingga dikaji oleh para ahli dari seluruh dunia. Salah satu tokoh dari Australia menulis komentar mengenai SourceCode UNIX. lalu Bach menuliskan tentang arsitektur UNIX. Dalam dunia pendidikan yaitu Tanenbaum, membuat MINIX, yaitu tiruan UNIX secara mini.

MINIX lalu di oprek oleh Linus, tidak puas lalu berusaha membuat sendiri versi tiruan UNIX, versi tiruan ini kemudian menyebar serta diperbaiki oleh orang-orang dipenjuru dunia menjadi Linux yang handal dan ampuh, dan kemudian hampir seluruh kakas GNU dikompilasi untuk Linux.

Keberadaan resensi program besar untuk membantu pengajaran membaca program kelas dunia di Indonesia begitu diperlukan. Bagaimana sebenarnya Apache diprogram, MySQL, JBOS diprogram sebenarnya, sebenarnya-sebenarnya sebenarnya … seluruhnya sekarang telah tersedia untuk diresensi.

Karena kurangnya apresiasi program besar kelas dunia, maka para mahasiswa pun hanya terbiasa dengan program kecil. Sementara pemrograman level mikro pun belum tentu secara terdisiplin dilakukan.

Bila mahasiswa dan pengajar Indonesia tidak membiasakan lebih dahulu membaca program kelas dunia. Maka kita hanya akan berkutat dengan yang namanya hanya program boneka. Namun kita harus memulai lebih dahulu dengan program boneka sebelum sampai pada program raksasa.

Gundam Operating System ?
Gundam Operating System ?

Hanya disayangkan, di Indonesia jarang yang dapat lolos dari sekedar pembuatan boneka karena tidak ada pengajaran pembacaan program raksasa yang dibuat para programer kelas dunia. Semua memang membutuhkan kerja keras, namun hanya sedikit di Indonesia yang menghargai para pekerja keras ini.

disadur dari: Harianto, Bambang. Esensi-esensi bahasa pemrograman Java hal 295-296